Di tengah maraknya roti modern dan tren bakery kekinian, nama Roti Tan Keng Cu tetap berdiri kokoh sebagai toko roti legendaris di Cianjur, Jawa Barat. Berdiri sejak tahun 1926, toko ini bukan hanya sekadar tempat membeli roti, melainkan saksi bisu perjalanan sejarah Indonesia yang panjang dan penuh warna.
Foto: https://www.dejava.net/oleh-oleh-khas-cianjur
Didirikan oleh Tan Keng Cu pada era kolonial Belanda, toko roti ini dulunya menjadi pemasok roti utama bagi tentara Belanda yang bertugas di wilayah Jawa Barat. Roti Tan Keng Cu menjadi bagian dari keseharian para tentara—menggantikan nasi yang bukan makanan pokok mereka.
“Tentara Belanda masuk Indonesia, satu Jawa Barat makannya dari sini,” ujar Mulyana, generasi penerus toko roti ini, dikutip dari Kompas.com. Setiap hari, mereka bisa mengirim hingga 50 karung roti ke berbagai wilayah di Jawa Barat.
Namun, perjalanan bisnis ini tidak selalu mulus. Pada tahun 1959–1961, toko ini sempat bangkrut karena krisis bahan baku menyusul kebijakan pelarangan impor oleh Presiden Soekarno. Tapi roda sejarah berputar. Pada tahun 1963, mereka bangkit kembali dengan memanfaatkan tepung terigu lokal, sekaligus membuktikan kekuatan adaptasi usaha lokal dalam menghadapi perubahan zaman.
Kini, hampir 100 tahun berlalu, Roti Tan Keng Cu masih eksis berkat generasi keempat dan kelima, seperti Liliana dan Henry, yang melanjutkan cita rasa khas warisan keluarga.
Salah satu alasan mengapa Roti Tan Keng Cu tetap digemari adalah konsistensi rasanya. Salah satu produk favoritnya adalah roti manis klasik—perpaduan sederhana dari tepung, mentega, dan gula, namun mampu meninggalkan kesan mendalam di setiap gigitan.
Foto: Roti Tan Keng Cu: Jejak Sejarah yang Tak Luntur di Rongga Kenangan Cianjur - Bake.co.id
Keunikan lainnya terletak pada proses pembuatannya yang masih menggunakan mesin penggiling dan oven peninggalan Belanda. Mesin ini sudah berusia hampir satu abad, tapi tetap dipelihara dengan penuh cinta oleh pemilik toko.
“Saya tidak pernah beli mesin baru. Kalau rusak dibetulkan. Karena memang mau dipertahankan mesin itu,” tutur Mulyana.
Dengan tetap menjaga proses produksi yang otentik, kualitas dan keaslian roti pun tetap terjaga.
Meskipun setia pada tradisi, Tan Keng Cu juga tidak menutup diri dari inovasi. Kini, mereka menawarkan berbagai pilihan makanan seperti zuppa soup dan pizza homemade dengan isian menarik. Tapi tenang, harga tetap bersahabat!
Roti manis dijual mulai dari Rp6.000.
Di bagian trotoar toko, pengunjung bisa menemukan roti dengan harga hanya Rp3.000 saja!
Kalau kamu ingin mencicipi langsung roti legendaris ini, datang saja ke:
Alamat: Jalan HOS Cokroaminoto No. 95, Cianjur, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, pukul 09.30–20.00 WIB
Salah satu prinsip yang dipegang teguh adalah kualitas lebih penting daripada ekspansi. Mereka memilih untuk tidak membuka cabang di kota lain demi menjaga kesegaran roti yang hanya bertahan tiga hari.
Motto sederhana mereka, yaitu “murah, besar, enak”, sudah menjadi filosofi bisnis sejak dulu dan terbukti sukses menjaga loyalitas pelanggan.
Kunjungi Tan Keng Cu dan tempat-tempat legendaris lainnya dengan nyaman bersama Siliwangi Trans Tour & Rent Car
Kami menyediakan layanan:
Sewa mobil harian dengan sopir profesional
Layanan drop-off dan antar jemput bandara
Nikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan fleksibel untuk keluarga, rombongan, atau solo trip!
Booking & Info:
WA: 0811-2000-114
Siliwangi Trans – Solusi Rental & Wisata Tanpa Drama
Sumber: Roti Tan Keng Chu, Roti Para Tentara Belanda di Zaman Kolonial