fbpx

Jabar akan Punya Jalan Tol Baru Penghubung Bogor-Bandung via Padalarang

Kementerian PUPR mengungkapkan Jawa Barat akan memiliki ruas jalan tol baru dengan rute menghubungkan wilayah Bogor-Sukabumi-Cianjur hingga ke Bandung melalui Padalarang. Ruas jalan tol baru dengan rute penghubung Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang, Jawa Barat yang akan disiapkan Kementerian PUPR adalah bagian dari Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi). Rute Jalan Tol Bocimi, kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna, akan dilanjutkan ke Ciranjang, Kabupaten Cianjur dan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar.

Pengerjaan ruas Tol Bocimi hingga ke Padalarang ini, ujar Herry, rencananya mulai digarap setelah seksi 3 dan seksi 4 di wilayah Sukabumi selesai dibangun. “Saat ini kami menyelesaikan Jalan Tol Bocimi Seksi 2 Cigombong-Cibadak, kemudian dilanjutkan sampai dengan Seksi 3 dan 4 di Sukabumi, kemudian disambungkan ke Bandung sehingga masyarakat yang menuju Bandung dapat melalui jalur Pansela Jawa Barat, selain melalui jalur pada umumnya yakni Jakarta-Cikampek,” ujar Herry, dikutip prfmnews.id, Jumat 4 Agustus 2023. Herry berharap dengan selesainya Jalan Tol Bocimi akan memudahkan lalu lintas menuju tujuan yang ada di sisi selatan Jawa Barat.

“Memang ini baru sebagian dari keseluruhan jalan tol yang menghubungkan Jakarta-Bandung di mana jalan tol yang menghubungkan kedua kota tersebut antara lain Tol Bocimi, lalu Tol Sukabumi-Ciranjang, dan Ciranjang-Padalarang,” ucap dia. Terkait progres pekerjaan Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat, Herry menyatakan, segera saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan yang sudah mencapai 86 persen.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Miftachul Munir menyampaikan, rencana Tol Bocimi dilanjutkan dari Sukabumi menuju Ciranjang dan ke Padalarang sudah masuk dalam rencana umum Kementerian PUPR dan Surat Keputusan-nya sudah ditetapkan oleh Menteri PUPR terkait dengan rencana umum tersebut.

Kehadiran Jalan Tol Bocimi yang dilanjutkan ke Padalarang, tutur Munir, ditujukan untuk memecah kepadatan di Jalan Tol Cipularang.

“Kalau kita melihat setelah Tol Jakarta-Cikampek II Selatan berfungsi seluruhnya bersama dengan Jalan Tol Layang MBZ dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang sudah beroperasi, maka kemungkinan potensi kemacetan dapat terjadi di Jalan Tol Cipularang,” sebut dia. Dia menuturkan, Jalan Tol Bocimi yang akan terkoneksi ke Ciranjang dan Padalarang dapat membuat pengguna lebih cepat menempuh waktu perjalanan melalui trase tol ini, sebagai alternatif menuju koridor Pansela Jabar dan Bandung.

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *